BUNGA SEPATU
![]() |
| Dok. pribadi |
Lukisanku adalah suara jiwaku
Kadang biru mengharu haru
Kadang kuning pucat seperti gundahku
Kadang abu abu membekap keputus asaanku
Tapi elokmu hai bunga sepatu
adalah pesona dari kesederhanaan
Tanpa duri
Tanpa banyak meminta
Ya, seperti aku yang sering dicampakkan
Tapi pesonaku kusemai juga
Walau tak semegah mereka
Tak sekeren mereka
Kugoreskan warna ungu berulas kuning
dengan serbuk sari yang menggantung
Aku tahu kau tak seelok mawar
Tak semengah anggrek
Tak semenawan anyelir
Tak sebeken tulip
Seperti aku penggores wajahmu
di kertas putih ini
Republik Kopi, 13112020

Posting Komentar
Posting Komentar