Assalamualaikum wr.wb.
Mari belajar dengan penuh semangat. Cermati pelajaran berikut.
Perhatikan gambar A dan B.
1. Apa komentarmu melihat kedua gambar tersebut?
2. Gambar manakah yang lebih indah dilihat?
3. Dapatkah lingkungan seperti gambar A berubah seperti gambar B? Apa yang menyebabkannya?
4. Dapatkah lingkungan seperti gambar B berubah seperti gambar A? Bagaimana caranya?
5. Sebutkan cara-cara yang biasa kamu lakukan dalam menjaga lingkungan rumah dan sekolahmu.
Ayo Membaca.
Siklus Air Tanah
Proses siklus air menyebabkan air bergerak
meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah dalam bentuk
air hujan. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang masuk ke sungai. Aliran
air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Selain masuk ke sungai dan
mengalir ke laut, ada juga air yang tergenang membentuk danau.
Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke
dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang
masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air).
 |
Hutan menjaga ketersediaan air
Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu
tersedia. Daerah resapan air terdapat di hutan-hutan. Tumbuhan hutan mampu memperkukuh
struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi air akan
terserap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan
menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan.
Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar
di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kukuh dan tidak mudah
longsor.
Nah, menyimak uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan
sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita
harus senantiasa menjaga kelestarian hutan.
 Saat ini hutan banyak yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan,
hutan dapat rusak akibat pembakaran. Pepohonan di hutan ditebang atau dibakar
dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau
industri. Kegiatan-kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam
menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau
banyak daerah mengalami kekeringan.
Pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton dapat menghalangi
meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat
meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air
menggenangi jalan-jalan.
Nah, apa akibatnya jika daerah resapan air semakin berkurang? Apabila daerah
resapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal
ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya
sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya
proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di
awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.
Kekeringan dapat terjadi karena beberapa sebab, yaitu faktor alam dan kegiatan
manusia. Salah satu penyebabnya karena faktor alam yaitu kondisi tanah dan
iklim. Kondisi tanah berbatu akan menyebabkan tanah tidak dapat menyimpan air.
Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui lebih jelas.
Ayo Berdiskusi.
Kekeringan dapat terjadi karena beberapa sebab, yaitu faktor alam dan kegiatan manusia. Salah satu penyebabnya adalah faktor alam yaitu kondisi tanah dan iklim. Kondisi tanah berbatu akan menyebabkan tanah tidak dapat menyimpan air. Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui lebih jelas. Lakukan kegiatan berikut bersama kelompokmu (4-5 orang).
1.
Siapkan air, batu bata, bongkahan-bongkahan batu, dan dua buah wadah, misalnya
loyang.
2.
Pada satu loyang letakkan batu bata. Pada loyang lain letakkan
bongkahanbongkahan batu.
3.
Tuangkan air ke dalam loyang setinggi 5 cm. Diamkan selama lebih kurang 1 jam.
4.
Setelah 1 jam, amati tinggi air pada setiap loyang.
5.
Apa hasil pengamatanmu? Adakah perbedaan tinggi permukaan air pada kedua
loyang?
6.
Apa yang terjadi pada air di loyang berisi batu bata?
7.
Apa yang terjadi pada loyang berisi bongkahan-bongkahan batu?
8.
Apa yang dimaksud air tanah?
9.
Apa yang dimaksud air permukaan?
10.
Dari percobaan di atas, loyang manakah yang menunjukkan terbentuknya air tanah
dan loyang mana menunjukkan terbentuknya air permukaan?
Ayo Bercerita.
1. Tulislah
hasil pengamatan dan analisis kalian. Kemudian, ceritakan hasil diskusi
kelompokmu pada kelompok lain.
2. Dari
hasil percobaan tersebut, jelaskan terjadinya air tanah dan air permukaan
Kegiatan Bersama Orang Tua. Disekusikan dengan orang tuamu, kegiatan-kegiatan yang dilakukan keluargamu untuk menjamin ketersediaan air tanah. Tuliskan hasilnya dalam tabel berikut. Sumber Belajar:
Buku Tematik
Terpadu Kurikulum 2013 Kemendikbud. RI 2017
Penulis: Heny
Kusumawati
Penelaah: Widia
Pekerti, Daru Wahyuni, Suharji, Bambang Prihadi, Ana Ratna Wulan,
Elindra Yetti,
Margono, Liliana Muliastuti, Nur Wahyu R
Pre-review: Ihal
Penyelia
Penerbitan: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
|
Posting Komentar
Posting Komentar