Manusia dan Lingkungan (Tema 8 subtema 1 pembelajaran 6)

Author
Published Maret 09, 2022
Manusia dan Lingkungan (Tema 8 subtema 1 pembelajaran 6)

 


Ayo Membaca

Belajar Toleransi dari Permainan Tradisional Anak

Pada hari Minggu, 11 Desember 2016 digelar acara Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Acara ini biasa digelar setiap tahun. Tujuan digelarnya acara ini adalah supaya anak Indonesia mengenal keragaman lingkungan dan kebudayaannya.

Saat ini anak-anak dibanjiri dengan permainan digital melalui alat-alat elektronika. Dengan permainan digital itu anak merasa tidak perlu bermain dengan teman sebayanya. Oleh karena itu, permainan tradisional menjadi jurus ampuh agar anak-anak kembali kepada nilai-nilai kebersamaan. Hal tersebut setidaknya diutarakan Zaini Alif dari Komunitas Hong saat di acara Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia.

Zaini Alif mengatakan, “Permainan tradisional itu aset budaya bangsa yang sekarang mulai ditinggalkan, karena munculnya gadget. Kita tidak antipasti pada gadget, tapi bagaimana menyeimbangkan gadget dengan permainan tradisional, karena permainan tradisional mengajarkan nilai, etika, dan identitas budaya bangsa.”

“Banyak permainan tradisional di Indonesia yang tidak hanya menyajikan keseruan, tapi juga kaya nilai-nilai. Misalnya di Jawa ada permainan dingklik oglak aglik, di Sunda ada perepet jengkol, dan sebagainya. Keragaman itu mengajarkan bagaimana kita toleran atas perbedaan. Jadi perbedaan bukan menjadi sesuatu yang harus diperdebatkan, justru itu bisa menjadi suatu keunggulan,” kata Zaini.

Anak-anak zaman sekarang merupakan generasi emas para pemimpin bangsa di era 100 tahun Indonesia. Kita mengharapkan tiga puluh tahun lagi generasi ini adalah generasi yang dapat mengenali keragaman bangsa, bertoleransi, serta menjaga dan melestarikan kebudayaan.

Sumber: lifestyle.liputan6.com.





Ayo Bercerita.
1. Apa judul lagu itu?
2. Siapa Penciptanya?
3. Apa nada dasar yang digunakan?
4. Apa tanda tempo yang digunakan?
5. Apa arti tanda tempo itu?
6. Bercerita tentang apakah syair lagu itu?


Ayo membaca.

Tangga Nada Diatonis Minor

Tangga nada diatonis minor memiliki interval (jarak nada) 1 ½ 1 1 1 ½ 1

Tangga nada diatonis minor ada bermacam-macam, salah satunya tangga nada diatonis minor harmonis. Tangga nada diatonis minor harmonis adalah tangga nada diatonis minor dengan nada ketujuh dinaikkan setengah.

Ciri-ciri tangga nada diatonis minor sebagai berikut.

1. Lagu bersifat sedih.

2. Lagu kurang bersemangat.

3. Melodi lagu diawali dan diakhiri nada 6 (la). Namun tidak menutup kemungkinan diawali nada 3 (mi) dan diakhiri nada 6 (la).


Sumber Belajar:

Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kemendikbud. RI 2017

Penulis: Heny Kusumawati

Penelaah: Widia Pekerti, Daru Wahyuni, Suharji, Bambang Prihadi, Ana Ratna Wulan,

Elindra Yetti, Margono, Liliana Muliastuti, Nur Wahyu R

Pre-review: Ihal

Penyelia Penerbitan: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.


















Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads

Halaman

Copyright © 2021