Usaha Pelestarian Lingkungan (Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5)

Author
Published Maret 25, 2022
Usaha Pelestarian Lingkungan (Tema 8 Subtema 3 Pembelajaran 5)

 


Ayo Mencoba.

Mengetahui Tingkat Pemborosan Air

1. Sediakan satu buah gelas (ukuran ±300 mL).

2. Bukalah keran air sekecil mungkin sehingga air hanya menetes perlahanlahan! Apabila tidak ada keran air di sekolahmu, dapat diganti dengan penampung air, misalnya ember atau kaleng bekas. Buatlah lubang kecil pada penampung air itu, kemudian isilah dengan air hingga penuh! Usahakan lubang itu cukup kecil sehingga air hanya keluar dengan menetes.

3. Tampunglah tetesan air tersebut hingga gelas penuh. Gunakan air yang kamu tampung untuk mencuci piring atau menyiram tanaman.

4. Catatlah waktu yang diperlukan oleh tetesan air untuk memenuhi gelas tersebut.

5. Seandainya keran atau tandon air di rumahmu bocor sehingga air menetes seperti pada percobaan ini, berapa liter air yang terbuang sia-sia selama satu hari (24 jam)?

6. Tulislah laporan dan kesimpulan kegiatan ini, kemudian kumpulkan kepada Bapak/Ibu Guru.


Ayo Membaca.

Penghematan Air

Amatilah penggunaan air di rumahmu! Air digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, memasak, dan mencuci piring. Berapa banyak air yang digunakan di rumahmu setiap hari?

Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetapi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat, terutama jika air diperoleh melalui pompa air listrik atau PDAM. Semakin sering kita menghidupkan pompa tersebut, semakin besar tagihan listrik yang harus kita bayar. Demikian juga jika kita menggunakan air dari PDAM. Semakin banyak air yang kita pakai, tagihan air per bulannya juga semakin besar. Mungkin kamu belum dapat membayangkan tentang pemborosan penggunaan air.

Ayo Berdiskusi.

1. Diskusikan bersama teman-teman sekelompokmu mengenai tindakan-tindakan penghematan air yang dapat kalian lakukan.

2. Selanjutnya, buatlah buklet berisi cerita ajakan untuk melakukan tindakan-tindakan penghematan air.

3. Lengkapi cerita dengan gambar yang mendukung.  Perhatikan langkah-langkah pembuatan gambar cerita.

Ayo Membaca.

Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita

1. Persiapan Bahan dan Alat

    Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya kamu tentukan dahulu jenis teknik yang akan   

    kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering? Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya.


2. Menentukan Tema

    Pemilihan tema akan menentukan gambar yang akan dibuat. Penentuan tema dapat dilakukan

    dengan melihat lingkungan sekitar atau pengalaman diri sendiri dan orang lain.

3. Pembuatan Sketsa

    Setelah menentukan tema langkah selanjutnya yaitu membuat sketsa. Sketsa sebaiknya dibuat

    lebih dari satu agar kita dapat memilih yang terbaik.


4. Penyelesaian Gambar

    Dari beberapa sketsa yang dibuat dapat dipilih satu yang menurutmu paling baik. Kemudian,

    sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang tidak perlu dan menambah garis atau coretan

    yang dirasa perlu agar gambar tampak lebih hidup.

     Jika sudah mantap, warnai gambarmu dengan rapi. Kamu dapat mewarnai dengan teknik basah atau teknik kering. Pewarnaan dengan teknik basah menggunakan cat air, cat minyak, atau tinta. Sebaliknya, pewarnaan dengan teknik kering menggunakan pensil warna, krayon, atau oil pastel.




Sumber Belajar:

Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kemendikbud. RI 2017

Penulis: Heny Kusumawati

Penelaah: Widia Pekerti, Daru Wahyuni, Suharji, Bambang Prihadi, Ana Ratna Wulan,

Elindra Yetti, Margono, Liliana Muliastuti, Nur Wahyu R

Pre-review: Ihal

Penyelia Penerbitan: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

 







Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads

Halaman

Copyright © 2021