SUNGKEMAN

Author
Published Agustus 29, 2020
SUNGKEMAN


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sungkem memiliki arti sujud (tanda bakti dan hormat). Seperti pengertiannya sungkeman yaitu salah satu bentuk permintaan maaf yang mendalam dengan cara bersujud atau bersimpuh terhadap orang yang lebih tua atau yang dihormati. 

Dalam tradisi keluarga saya, sejak kecil sudah ditanamkan kebiasaan sungkeman di hari lebaran. Kegiatan ini sudah dilakukan turun temurun. Mulanya anak pertama sungkem kepada Bapak dan Ibu, berikutnya anak kedua dan seterusnya hingga anak terakhir, sungkem kepada kedua orang tua bergantian. 

Makna dari sungkeman itu sendiri adalah untuk memperlakukan kedua orang tua dengan hormat, sebagai wujud rasa sesal dan permintaan maaf atas kesalahan yang telah dilakukan selama satu tahun ini dan sebagai sarana untuk merendahkan hati. 

Tradisi sungkeman biasanya dilakukan dengan cara duduk atau bersimpuh di hadapan orang yang lebih tua, dilanjutkan dengan mencium tangan sebagai bentuk penghormatan sambil mengucapkan permintaan maaf. Selanjutnya dijawab oleh orang yang lebih tua, dengan mengucapkan kata-kata terima kasih dan mendoakan anak-anaknya. 

Prosesi ini biasanya dilakukan dengan sepenuh hati dan ikhlas sehingga tercipta suasana yang hangat dan akrab. Dalam prosesi sungkeman ini, kami menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil, seperti pada percakapan sehari-hari, karena kedua orang tua berasal dari Jawa Tengah. 

Ada yang berbeda pada prosesi sungkeman lebaran tahun ini, beberapa anggota keluarga yang berada di luar kota, tidak dapat mengikuti prosesi karena ada larangan untuk mudik. Permintaan maaf dilakukan dengan video call. Suasana haru menyelimuti keluarga besar saya. 

Setelah prosesi sungkeman, biasanya seluruh keluarga berkunjung ke rumah tetangga-tetangga untuk bersilaturrahmi dan bermaaf-maafan, namun kami harus mengurungkan niat tersebut untuk memutus mata rantai covid-19. Ucapan maaf kami sampaikan melalui Whatsapp Grup. Disamping itu, beberapa hari sebelum lebaran, kami telah menghubungi kerabat dan teman untuk menyampaikan bahwa kami belum bisa menerima kehadiran tamu. 

Semoga kita dapat dipertemukan dengan lebaran tahun depan dalam situasi yang normal kembali. Aamiin.

Bondowoso,   29 Agustus 2020 


2 komentar

Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads

Halaman

Copyright © 2021