Berteman dalam Keberagaman
I. Tentang Keragaman Agama
Kami Tahu:
•• Perbedaan agama janganlah dijadikan
alasan terjadinya pertengkaran dan perpecahan.
•• Bertegur sapa, senyum, dan adil harus
dilakukan kepada siapa pun walaupun berbeda agama.
•• Agama itu mengajarkan kebaikan.
•• Perbedaan agama itu anugerah dari Tuhan
karena di sanalah kita bisa mengisi, saling berbagi, dan saling menolong.
Untuk Itu:
•• Di rumah kami bisa:
»» Berbagi cerita tentang keragaman agama
kepada adik, kakak, ayah, dan ibu.
»» Memperkukuh iman dengan menjalankan
ibadah yang kami anut dengan sebaik-baiknya.
»» Tetap percaya pada agama yang kami anut
sepenuhnya dengan tetap bertoleransi pada agama lain agar persatuan antarumat beragama
tetap terjaga.
•• Di sekolah kami bisa:
»» Tidak mempermasalahkan agama yang dianut
teman-teman.
»» Tidak bertengkar hanya karena agama.
»» Memberikan kesempatan
teman-teman melakukan ibadah.
»» Bertegur sapa dan
senyum dengan semua teman meskipun berbeda agama.
»»
Mendamaikan teman yang berselisih karena perbedaan agama.
»» Berteman
dengan siapa pun, dengan latar belakang agama yang berbeda sekalipun.
II. Tentang Keragaman Budaya
Kami Tahu:
••
Indonesia memiliki suku dan budaya yang beragam.
•• Bahwa
setiap budaya memiliki ciri tersendiri.
•• Tiap
daerah mempunyai senjata tradisional, rumah adat, tarian, pakaian, permainan,
dan makanan yang wajib kami hargai dan hormati.
••
Pengetahuan kami tentang kebudayaan orang lain masih sangat terbatas.
•• Kami pun
belum begitu jelas tentang kebudayaan milik daerah sendiri.
Kami tahu ada masalah
•• Orang
lebih senang membanggakan daerah sendiri.
•• Orang
sering merasa budayanya paling baik.
•• Orang
sering merasa daerahnya punya kelebihan lebih baik dari yang lain. Padahal,
beragam itu indah, sebab jika semua daerah sama, tidak akan menarik.
Untuk itu:
•• Di rumah
kami bisa:
»» Belajar
dan bermain dengan teman dan sahabat pena dari macam-macam daerah.
»» Berlatih
menari macam-macam tarian, seperti Kecak, Gending Sriwijaya, tari Baris,
Serimpi.
»» Belajar
bersama ayah, ibu, adik, atau kakak melalui radio, tv, dan buku.
»» Mengajak
tetangga untuk bermain congklak, petak umpet, engklek, enggrang, gobak sodor,
dan permainan lainnya.
»» Mengajak
teman yang baru pindah dari daerah lain untuk bercerita dan bermain bersama.
•• Mengajak
bermain dan belajar bersama teman yang cacat.
Di sekolah kami bisa:
•• Mengajak
teman untuk tidak mengatakan “ih” terhadap budaya lain.
•• Meminjam
buku dari perpustakaan tentang macam-macam budaya.
•• Membaca
cerita-cerita daerah dan bermain dengan teman-teman.
•• Mengajak teman untuk menyapa dan bermain dengan
teman baru.
Ayo Berlatih.
Ayo, belajar dari masalah yang terjadi di sekitar kita dalam kehidupan seharihari!
1. Ali,
Amin, Rudi, dan Heri membentuk kelompok belajar. Seminggu dua kali mereka
belajar di rumah masing-masing secara bergiliran. Kali ini, mereka belajar di
rumah Ali. Ketika sedang mengerjakan soal, Ali dan Amin meminta izin untuk
melaksanakan ibadah karena waktunya telah tiba. Walaupun Rudi dan Heri berbeda agama,
mereka mempersilakan Ali dan Amin melaksanakan ibadah. Rudi dan Heri menunggu
dengan tenang sampai Ali dan Amin selesai melaksanakan ibadah.
a.
Bagaimana pendapatmu tentang sikap Rudi dan Heri?
................................................................................................................................
................................................................................................................................
b. Apakah
manfaat saling menghargai antarteman yang berbeda agama dalam pergaulan?
................................................................................................................................
................................................................................................................................
2. Nirma
anak orang kaya. Ayahnya pengusaha yang sukses. Semua permintaan Nirma selalu
dipenuhi orang tuanya. Hal ini membuat dia sombong. Dalam pergaulannya, dia
selalu memilih-milih teman. Dia tidak mau bergaul dengan anak-anak lain yang berasal
dari keluarga miskin.
a. Menurut
pendapatmu, benarkah tindakan Nirma?
................................................................................................................................
b. Apakah
seorang anak seperti Nirma memiliki banyak teman? Mengapa demikian?
................................................................................................................................
................................................................................................................................
3. Rina
siswa baru di kelas 5. Rina duduk bersebelahan dengan Irma. Rina berasal dari
daerah yang berbeda dengan daerah asal Rina. Bagaimana sebaiknya sikap Rina?
................................................................................................................................
...............................................................................................................................
Sumber Belajar:
Buku Tema 7 Kelas V Kemendikbud. RI Kurikulum 2013
Penulis: Maryanto, Fransiska, Heny Kusumawati,
Diana Puspa, dan Ari Subekti.
Penelaah: Bambang Prihadi, Elindra Yetti, Erlina
Wiyanarti, Rahmat, Suharji, Suharsono, Vicentia Irene M, dan Winda Pekerti.
Pre-Review: Edi Waluyo
Penyelia Penerbitan: Pusat Kurikulum dan Pembukuan,
Balitbang, Kemedikbud.
Posting Komentar
Posting Komentar